PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN LIDAH BUAYA (Aloe vera) MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER

Authors

  • Farah Destyana Nurainy Universitas Telogorejo Semarang
  • Easter Kaniada Kristanti Universitas Telogorejo Semarang
  • Danang Apriyanto Universitas Telogorejo Semarang
  • Afriska Mila Puspita Universitas Telogorejo Semarang
  • Farendi Ahmad Sofyansyah Universitas Telogorejo Semarang
  • Felisha Christabella Universitas Telogorejo Semarang
  • Nala Ineszekya Araminta Universitas Telogorejo Semarang
  • Nuke Kanaya Universitas Telogorejo Semarang
  • Priyandhita Nahda Nafiisah Universitas Telogorejo Semarang
  • Valentina Rossi Mutiara Dewi Universitas Telogorejo Semarang

Keywords:

edukasi kesehatan, TOGA, lidah buaya, hand sanitizer, penyakit degeneratif.

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan sumber daya lokal yang berpotensi mendukung kesehatan masyarakat, tetapi pemanfaatannya masih belum optimal karena pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan pengolahannya masih terbatas. Permasalahan ini ditemukan pada masyarakat RW 01 RT 06 dan RT 07 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, khususnya dalam pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) sebagai bahan pembuatan hand sanitizer dan pemahaman mengenai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan TOGA melalui edukasi dan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan lidah buaya. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 dengan subjek warga RW 01 RT 06 dan RT 07 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata jawaban benar dari 62,8% pada pretest menjadi 86,1% pada posttest, serta hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Oleh karena itu, kegiatan edukasi dan pelatihan serupa disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan guna mengoptimalkan pemanfaatan TOGA dan mendukung perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Downloads

Published

2026-07-30