PENERAPAN POSISI FOWLER TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU

Authors

  • Syamsiyah Naharoh
  • Resa Nirmala Jona

DOI:

https://doi.org/10.63520/prosemnas.v3i3.562

Keywords:

Posisi Fowler, Saturasi Oksigen, Tuberkulosis Paru

Abstract

Kegawatdaruratan pada tuberkulosis paru terjadi karena komplikasi jangka pendek yang mengancam jiwa, khususnya sesak napas, pernapasan terlihat cepat dan dalam. Tuberkulosis paru merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacteria tuberkulosis yang dapat menyerang berbagai jenis organ dan paling sering menyerang paru-paru. Jika tuberkulosis paru tidak segera ditangani maka dapat menimbulkan berbagai komplikasi di antaranya, peningkatan respiratory rate, sesak napas, dan kesulitan bernapas. Tindakan yang dapat di lakukan ketika pasien mengalami sesak nafas adalah mengatur posisi pasien senyaman mungkin dengan posisi fowler atau semi fowler karena dapat menurunkan ekspasi paru dan ventilasi. Tujuan penerapan ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan dengan pemberian terapi posisi fowler dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien tuberkulosis paru. Metode penulisan ini berjenis deskriptif dalam bentuk studi kasus. Tempat dan Studi kasus ini dilakukan di IGD SMC RS Telogorejo pada tanggal 18 Maret 2024. Hasil studi kasus ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan saturasi oksigen setelah dan sebelum diterapkan posisi fowler, dengan hasil SpO2 88% sebelum dilakukan penerapan posisi fowler dan SpO2 90% setelah dilakukan penerapan posisi fowler. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan, maka penulis mengusulkan saran untuk mengatasi sesak napas pada saat dirumah sebaiknya keluarga menerapkan tindakan pemberian posisi terlebih dahulu untuk pertolongan pertama.

Downloads

Published

2024-07-13

Issue

Section

Articles