PENERAPAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE ISKEMIK

Authors

  • Ammanda Desy Aryanti Universitas Telogorejo Semarang
  • I’ien Noer’aini Universitas Telogorejo Semarang

Keywords:

Stroke iskemik, terapi genggam bola karet, kekuatan otot, gangguan mobilitas fisik, asuhan keperawatan

Abstract

Stroke iskemik merupakan gangguan neurologis akibat terhambatnya aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kelemahan otot atau hemiparesis sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah terapi genggam bola karet. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi genggam bola karet terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke iskemik. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada satu pasien stroke iskemik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Intervensi terapi genggam bola karet diberikan selama 3 hari, dilakukan 2 kali sehari selama 10–15 menit pada ekstremitas yang mengalami kelemahan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil studi menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot pada ekstremitas yang mengalami kelemahan setelah diberikan terapi genggam bola karet. Pasien juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam melakukan pergerakan serta mampu mengikuti latihan secara mandiri sesuai kemampuan. Terapi genggam bola karet bekerja dengan merangsang kontraksi serat otot dan meningkatkan aktivitas neuromuskular sehingga membantu meningkatkan kekuatan otot. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah terapi genggam bola karet dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif untuk membantu meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke iskemik.

Downloads

Published

2026-08-04